Thursday, January 29, 2015

Review NYX Simply Irresistible Lip Cream: Pinks 'XOXO' and Vamps 'Covet'

7:41:00 PM 3 Comments
Dear, siapa sih yang gak tau brand NYX? Semua pasi tahu. Kalau saya bilang NYX yang ada di pikiran kalian pasti Soft Matte Lip Cream atau SMLC yang hitzzz abesss dan sekarang banyak soldout di onlenshop, termasuk IG onlenshop saya (at)lovemylip.

Seiring dengan banyaknya stock SMLC yang sold terus, tenyata berbarengan dengan menjamurnya produk baru NYX yaitu NYX Simply Irresistible Lip Cream. Walaupun ujungnya sama menggunakan embel-embel 'lip cream' tapi bentuknya crayon.
NYX Simply Irresistible ini mempunya 4 kategori warna yang masing-masing kategori terdiri dari 6 shade, yaitu; Nudes, Pink, Reds dan Vamps. Jadi total seluruhnya ada 25 shade.
Dari total 25 shade saya punya 2 shade dari 2 kategori warna yaitu Pinks 'XOXO' dan Vamps 'Covet'


Kenapa saya pilih XOXO dan Covet? Karena.....

- XOXO - SP05, warnanya mirip sekali dengan NYX SMLC Ibiza milik saya yang sudah habis dan sangat sulit untuk order lagi. Best seller sih.
- Covet - SV05, seperti wanita lainnya yang belakangan lagi demen pakai warna deep. Saya kerasukan juga.

Seperti saya bilang, NYX Simply Irresistible Lip Cream berbentuk crayon, bagian hitam di bawah bentuknya bisa di putar untuk mengeluarkan lipsticknya. Tapi gak di putar juga sudah bisa digunakan karena ujungnya runcing.

NYX Simply Irresistible ini hasilnya matte. Walau seri Vamps Covet sedikit shimmery.
Warnanya bagus kan?^^


NYX Simply Irresistible ini mencantumkan ingredients dan masa layak pakai di kemasannya. Fyi, NYX Simply Irresistible datang dengan bungkus plastik pressed. Saya pikir semua tulisan-tulisannya nempel di plastik, jadi kalau si plastik di lepas tulisannya juga ikut hilang kaya Wet nWild Megalast Lipstick. Saya gak suka kemasan begitu.

Bare Lips


NYX Simply Irresistible Lip Cream Vamps - Covet


 NYX Simply Irresistible Lip Cream Pinks - XOXO

Hasilnya matte, sangat ringan di bibir dan gak bikin bibir kering kaya SMLC, warnanya juga pigmented. Untuk stay powernya menurut saya sih standar, bertahan 5 jam kalau kita gak makan makanan. Kalau dipake makan hanya sekitar 2 jam dengan sisa-sisa lipstick menempel di bibir. Eh tapi sisa tempelan di bibir itu gak terkesan jelek loh, malah jatuhnya natural dan bagus.


Sayangnya, NYX Simply Irresistible gampang patah. Saya iseng muter pol panjang si XOXO dan tiba-tiba tanpa alasan jelas, pluk ! jatoh dong lipsticknya. T_T

Overall, saya naksir berat sama NYX Simply Irresistible terutama XOXO dan Covet. Berencana tambah koleksi nih^^
Kalau kalian?


XOXO




Wednesday, January 28, 2015

First Impression: SKII Facial Treatment Essence

4:18:00 AM 0 Comments
Sudah lama banget saya kepingin coba Facial Treatment Essence SKII atau yang biasa orang sebut dengan FTE SKII atau FTE saja. Berhubung STE saya baru habis dan saya putuskan untuk tidak repurchase karena memang pengen coba FTE ini.

Kebetulan, belakangan ini saya dan teman saya sedang asik dengan bisnis baru Online Shop kami di Instagram (at)lovemylip, follow yahhh^^
Dari Instagram itu saya iseng coba sample FTE SKII yang kami jual. Ukurannya 10ml

 

Saya memang termasuk ketinggalan sekali mencoba FTE ini. Jadi mungkin kalian juga sudah bosan dengan banyaknya beauty blogger yang membahas FTE. Tapi saya akan deskripsikan FTE menurut pengalaman pertama pemakaian. 

Sebelumnya, mungkin banyak yang bertanya-tanya dan sudah banyak di jelaskan pula 'kenapa sih FTE ini booming banget?" 
Secara singkat saya jelaskan ulang. FTE atau yang juga banyak di kenal oleh wanita dunia sebagai 'miracle water' karena memiliki kandungan lebih dari 90% pitera yang di percaya dapat membuat kulit sebening kristal.
Pitera adalah Galacctomyces Ferment Filtrat, yang kemudian nama 'pitera' di patenkan oleh SKII. Jadi produk lain gak boleh mencantumkan kandungan pitera di produk mereka. Fungsi utama pitera adalah meregenarasi kulit dan memberitan kulit nutrisi. Bahkan, kabarnya kandungan pitera pada SKII ini dapat meremajakan kulit beberapa tahun dari umur kita. 


FTE yang saya miliki ini adalah ukuran 10ml, karena memang saya berniat mencoba dulu sebelum beli full size.Kalau langsung beli full size saya takut gak cocok (walaupun sebagian besar wanita cocok menggunakan FTE) hanya saja ada beberapa yang mengalami proses purging terlebih dahulu sebelum mendapat hasil yang baik

Tekstur FTE ini cair seperti air dan memiliki bau khas cairan fermentasi (kecut). Beberapa orang bilang baunya cukup menyengat, tapi menurut saya biasa saja. Sama sekali tidak mengganggu.

Saya menggunakan FTE sehari 2kali, sebelum tidur atau sebelum menggunakan krim malam dan pagi hari ketika hendak bepergian sebelum menggunakan pelembab. Pemakaiannya cukup sedikit saja, 2-3 tetes untuk seluruh wajah dan leher. Setelah di ratakan kemudian di tepuk-tepuk halus agar FTE cepat meresap. Teksturnya yang seperti air dan ringan membuat FTE mudah sekali meresap dan tidak lengket sama sekali, rasanya kaya gak pakai apa-apa. 

Saya sudah menggunakan FTE SKII sudah sekitar satu minggu, sejauh ini yang saya rasakan...... Biasa saja. Belum merasakan efek apapun. Gak berharap progres satu minggu dari FTE. minimal harus gunakan empat minggu.  Bersukur, di wajah saya FTE ini tidak menimbulkan reaksi negatif seperti purging

Ini kondisi kulit saya:


Saya puya bekas jerawat yang cukup 'ketara' hemm.... gak berharap lebih buat si bekas jerawat ini hilang pakai FTE, saya lebih ke menjaga kesehatan kulit di masa tua nanti. 


Oke, 1 bulan kedepan saya akan posting review lengkapnya^^



Thanks For Reading

XOXO

Sunday, January 25, 2015

Review: MAKE OVER Ultra Hi-Matte Lipstick Pink Alcatraz 02

1:08:00 AM 3 Comments

Siapa yang suka pake lipstick? Sayaaa........ *ngacung

Oke, buat seorang perempuan lipstick atau lip color merupakan bagian penting dalam penampilan. Entah si perempuan itu pakai lipstick, liptint atau sekedar lipbalm berwarna. Mau dari produk impor sampai lokal. Produk branded atau produk murah. Semua perempuan di Indonesia pasti punya minimal 1 pewarna bibir.

Kalau saya? Gak tau punya berapa, pokonya bulan depan adalah jadwal beli kotak lipstick baru.

Kali ini saya akan review salah satu lipstick yang jadi favorit saya belakangan ini. Kalau dulu jaman saya jadi customer service seneng banget sama warna merah. Tapi sekarang saya sebagai mahasiswa biasa lagi seneng warna pink soft kaya MAKE OVER Ultra Hi-Matte Lipstick Pink Alcatraz 02

fyi, MAKE OVER ini saudaranya Wardah loh.... sama kaya La Tulipe dan TL Pro, semacam high brand-nya gitu. Tapi walaupun saudaraan sama Wardah, saya gak begitu suka sama lipstick Wardah.

Balik lagi bahas tentang MAKE OVER Ultra Hi-Matte nih. Dari namanya saja sudah ketahuan kalau ini adalah jenis matte lipstick MAKE OVER. Saya memang suka sama matte lipstick karena tahan lama dan gak bikin bibir saya berasa habis kumur-kumur pake minyak goreng, udah gitu aja.

MAKE OVER ini dus dan kemasannya berwarna hitam dengan tulisan MAKE OVER, gak terkesan manis tapi elegant. Entahlah, pekejing kosmetik warna hitam, abu-abu atau silver menurut saya cantik dan terkesan high daripada kemasan warna-warni nan gonjreng, saya gak suka.

Di dus MAKE OVER Ultra Hi-Matte Lipstick Pink Alcatraz 02 ini juga tercantum Ingredients-nya.

Pada awalnya, saya pengen beli MAKE OVER Ultra Hi-Matte Lipstick Think Pink 08 kalau gak salah. Tapi karena di counternya kosong akhirnya saya beli MAKE OVER Ultra Hi-Matte Lipstick Pink Alcatraz 02 sesuai rekomendasi Mbak SA. Waktu itu saya beli dengan harga 89k. Lumayan mahal untuk ukuran brand lokal sih, harganya setara dengan NYX SMLC dan Matte Lipstick.

 Warna yang saya pilih atas hasil pilihan Mbak SA MAKE OVER yang ramah itu adalah  Pink Alcatraz 02, warna pink natural yang cantik banget. Saya di rekomendasikan Pink Alcatraz 02 karena kata Mbak SA-nya bibir saya pucat dan Pink Alcatraz 02 ini adalah warna pink yang memberi 'isi' di bibir saya tanpa kelihatan menor, saya manut.
Saya memang anak baik, karena saya nurut sama Mbak SA, akhirnya saya dapat warna yang cocok di bibir. Pink Alcatraz 02 ini warnanya benar-benar pink natural, yang tentunya bisa saya pakai sehari-hari kalau ke kampus, siaran, maen dan kencan. Cieeee...


MAKE OVER Ultra Hi-Matte Lipstick Pink Alcatraz 02 warnanya benar-benar pigmented dengan hasil matte. Walaupun matte, tapi gak membuat bibir saya kering kerontang tuh. Untuk stay powernya sendiri, saya sangat kagum. Baru kali ini saya menemukan brand lokal dengan stay power yang bagus. Kalau boleh bandingkan, MAKE OVER Ultra Hi-Matte Lipstick Pink Alcatraz 02 ini ketahanannya lebih baik dari dari NYX Soft Matte Lip Cream. Saya pake jam 8 pagi sampai jam 2 sore masih nangkring manis di bibir tanpa gumpal dan luntur, gak kering juga. Saya ajak dia makan bakso, masih ada juga ternyata warnanya hanya pudar sedikit. Hebat.

Overall, saya suka banget sama MAKE OVER Ultra Hi-Matte Lipstick Pink Alcatraz 02 dan jadi laper pengen beli warna lain. --''


(+)
  • Warnanya bagus
  • Memberikan hasil matte
  • Tidak terlalu kering di bibir
  • Mudah di dapat karena produk lokal
  • Pigmented
  • Tahan lama

(-)
  • Agak mahal untuk ukuran produk lokal




XOXO

Saturday, January 24, 2015

Review: Zoya Exfoliating Gel

10:34:00 PM 3 Comments
Hai semua, Happy Weekend^^

Setelah capek dari pagi sampi siang saya ujian akhir, ini saatnya memanjakan diri lagi. Kebetulan beberapa hari lalu waktu saya nganter temen ke butik Zoya, iseng colek-colek sample kosmetik disana. Salah satu yang saya coba adalah Zoya Exfoliating Gel dan Zoya Lipbalm. Setelah beberapa saat saya sibuk gosok-gosok punggung tangan dengan Zoya Exfoliating Gel ini, langsung jatuh cinta.

Ah ya, saya memang suka banget sama face scrub/peeling karena bisa mengangkat sel kulit mati dan memberantas komedo bandel di sekitar hidung. Tapi kalau ditanya lebih suka face scrub atau face peeling, tentu saya lebih suka face peeling. Alasannya? Gak perih dan praktis (gak perlu tunggu kering dan ngegosok pake tenaga kuda) dan enah ini perasaan saya saja atau pernah ada yang ngalamin saat gosok-gosok wajah pake scrub itu malah keluar keringat yang akhirnya si scrub jadi licin dan gak tuntas angkat sel kulit mati.

Oke, balik lagi ke  Zoya Exfoliating Gel.

Saya beli Zoya Exfoliating Gel dengan harga 23.000 untuk ukuran 40ml. Cukup murah dibandingan face peeling yang sebelumnya saya pernah pakai. Kemasannya tube matte dengan dominasi warna putih dan corak pink. Karena kemasannya yang matte, kayanya Zoya Exfoliating Gel ini bakalan cepet kotor kalau di tarohnya di sembarang tempat. Kecoret pensil pun langsung kotor, kan jadi gak syantikkk T_T

Dibalik kemasan tube Zoya Exfoliating Gel, tertera cara penggunakan serta Ingredientsnya. Cara penggunaanya simple banget, diambil secukupnya kemudian di atakan keseluruh wajah sambil di pijat ringan. Karena Zoya  adalah brand Indonesia jadi saya yakin kalau Zoya Exfoliating Gel tidak memiliki kandungan berbahaya. Tadinya mau saya foto secara terpisah Ingredients-nya, tapi karena yang saya gunakan sekarang adalah kamera smartphone jadi kurang jelas. Yah, teman-teman doakan kamera besar saya segera sembuh yah, biar foto-foto di blog ini kembali syantik T_T


 Zoya Exfoliating Gel  tksturnya gel dengan scrub berwarna putih di dalamnya, walaupun namanya peeling tapi ternyata ada scrubnya juga looohhh. Zoya Exfoliating Gel ini memang di khususkan untuk kita yang memiliki kulit normal cenderung berminyak. Gel Zoya Exfoliating Gel bahan dasarnya adalah air, saat digosok rasanya seperti menggosok air saja, tidak ada rasa licin atau lengket. Sayangnya, butiran scrub pada Zoya Exfoliating Gel agak kasar, agak pedih jika terkena kulit bagian sensitif. Sedangkan untuk aromanya sendiri saya bingung jelasinnya, pokonya wanginya soft dan enak banget. Wangi bunga-bungaan gitu.


Setelah di pijat-pijat ringan, scrub pada Zoya Exfoliating Gel akan hilang sendiri dan berganti menjadi butiran-butiran.... daki. Ah tangan saya kotor sekali seharian habis panas-panasan tenyata T_T

Oh ya, walaupun berbahan dasar air dan tidak terasa lengket saat digunakan, adabaiknya setelah penggunakan langsung cuci muka. Karena ada rasa lengket setelah daki rontok. Kalau sudah cuci muka rasanya keset sekali dan kulit menjadi halus.




(+)
  • Murah
  • Mudah di dapat
  • Dapat membersihkan sel kulit mati dengan baik
  • Mudah digunakan
  • Halal

(-)
  • Scrubnya agak sakit




Overall, Saya jatuh cinta dengan Zoya Exfoliating Gel ini dan berancana menjadikannya produk perawatan rutin. Hihiii...



XOXO

Wednesday, January 21, 2015

Review: Lab Dee Alpha Arbutin Double White++ Soap

9:35:00 PM 2 Comments
Kali ini saya akan review produk Thailand pertama yang saya punya, ini pun saya beli dari group facebook. Oh ya, saba beli produk ini preloved atau bekas looohh.... Kapan-kapan akan saya bahas tentang preloved product dan bagaimana cara memilih produk yang baik.

Well, belakangan karena kesibukan saya memang jarang sekali ngerawat wajah kaya dulu, sempat merasa kalau wajah mulai kusam dan kaya alay (anak layangan) eh sori, bahasa alay keluar lagi :p~
Demi mengembalikan kondisi kulit seperti sedia kala, aku mulai iseng mencari produk yang mengandung lightening/whitening. Salah satu produk yang aku dapat dari iseng itu adalah  Lab Dee Alpha Arbutin Double White++ Soap
Duh, maaf nih gambarnya gak oke. Saya foto pakai kamera handphone karena kamera besar saya rusak. T_T

Sebenarnya  Lab Dee Alpha Arbutin Double White++ Soap  ini sudah lama saya dengar dan lihat sliwern di Online Shop facebook dan gak minat beli sama sekali. Tapi, yaaaa dasar aja ada yang jual preloved dan saya tertarik, akhirnya nyoba juga. Mungkin Mas-nya yang jual juga baca posting ini, hehehe.

Oke kembali fokus ke  Lab Dee Alpha Arbutin Double White++ Soap. Secara packaging sih menurut aku agak terlalu rame dus-nya dengan dominasi warna pink dan kartun sana-sini.

Bagian belakang sabunnya full bahasa Thailand (sama sekali gak ngerti) tapi lihat dari nama sabun ini menggunakan embel-embel Alpha Arbutin yang memang merupakan agen pencerah yang setingkat lebih baik dari arbutin.
Warna sabunnya pink ngejreng alias pink lebay pake banget. Saya sampai susah ambil gambarnya, padahal ISO sudah saya naik turunkan kaya harga BBM T_T
Wanginya gak nyengat, cenderung manis strawberry. Suka.
Pada permukaan sabunnya sendiri terdapat tulisan, tapi karena tinggal setengah jadi gak begitu kelihatan sih....
Lab Dee Alpha Arbutin Double White++ Soap ini sabunnya lumayan awet ketimbang beberapa soap bar yang pernah saya gunakan sebelumnya. Saya menggunakan Lab Dee Alpha Arbutin Double White++ Soap minimal 3 kali sehari unuk cuci muka. Sudah saya gunakan selama 2 minggu, tapi sabunnya masih awet hanya mengecil sedikit ukurannya. Busa yang di hasilkan pun lumayan banyak.

RESULT:

Setelah 2minggu secara rutin menggunakan Lab Dee Alpha Arbutin Double White++ Soap  saya belum merasakan efek whitening atau lightening nih, hanya saja kulit wajah jadi semakin halus. Lab Dee Alpha Arbutin Double White++ Soap ini juga gak membuat wajah terasa kering setelah pemakaian. Yang saya gak ngerti adalah ketika jerawat bruntusan di pipi saya agak memudar. Mungkin ada yang pernah merasakan hal yang sama?


Baiklah.... Sepertinya saya gak akan repurchase Lab Dee Alpha Arbutin Double White++ Soap ini karena efek whitening-nya gak begitu berasa walaupun bekerja cukup baik memberantas jerawat bruntusan di pipi. Tapi buat kalian yang mau coba silahkan saja, hasil di setiap orang berbeda.




XOXO





Sunday, January 18, 2015

Review: Psalmastre New Placenta Night Cream

5:51:00 AM 0 Comments
Beberapa waktu lalu saya merasa kulit wajah agak sedikit menghitam gara-gara gak keurus. Yang biasanya saya bisa maskeran 3 kali dalam seminggu, sekarang hanya 2 minggu sekali. Yang biasanya saya rajin pakai night cream belakangan jadi jarang banget. Oke, saya mulai galau gara-gara kulit wajah ketihatan mulai kusam lagi. Akhirnya saya putuskan sesibuk apapun saya tetap harus menjalankan skincare route dengan maksimal. Berhubung night cream yang biasa saya gunakan sudah mulai habis, sekalian aja saya searching lagi night cream yang mengandung whitening. Pilihan saya jatuh pada Pinoy Product yang terkenal dengan keajaiban whitenging soapnya.

Night cream pilihan saya jatuh pada Psalmastre New Placenta Night Cream

Sebenarnya saya ragu waktu beli Psalmastre New Placenta Night Cream ini karena gak banyak yang review dan juga dusnya gak meyakinkan sebagai produk mahal. Memang gak mahal sih, saya beli dengan harga 70k untuk ukuran 15grm di Baterflai Tat.

Packaging  Psalmastre New Placenta Night Cream dus-nya agak ramai tapi dalamnya biasa aja, jar putih berukuran 15ml. Mirip seperti kemasan krim-krim Dokter.
Dalam dus kemasan Psalmastre New Placenta Night Cream disertakan pula kertas kecil sebagai panduan dan keterangan produk dalam bahasa Inggris.

Keterangan produknya juga tertera pada dus-nya lengkap dengan Ingredients-nya


 Jadi, Psalmastre New Placenta Night Cream ini adalah night cream yang berfungsi untuk memutihkan sekaligus melawan tanda penuaan dengan bahan utamanya bio-placenta extracts. Oh ya placenta itu kalau ga salah semacam ari-ari.Cmiiw. Manfaat ekstrak plasenta sendiri memang terkenal baik untuk meregenerasi sel kulit dan melembabkan.

Walaupun bahan utamana adalah bio-placenta pas pertama di buka yang tercium adalah aroma melati. Yaelah melati, horor ga sih? tiap saya mau pakai night cream yang terbayang adalah Suzzana T.T

Oh ya, Psalmastre New Placenta Night Cream juga di lengkapi dengan penutup dalam (apa yah nyebutnya) pokonya tutupnya double deh, menghindari si krim-nya 'brecetan' ke tutup. 

Warna krimnya putih dan teksturnya pekat. Tapi walaupun begitu, setelah di ratakan Psalmastre New Placenta Night Cream  cepat sekali meresap dan tidak membut wajah saya berminyak setelah pengaplikasian dan bangun tidur.

 

 Saya sudah menggunakan Psalmastre New Placenta Night Cream  kurang lebih 2 minggu dan... belum menampakan kemajuan, justru yag muncul adalah jerawat bruntusan di pipi kanan - kiri serta beberapa jerawat besar di area dagu dan pelipis. Pasahal sebelumnya saya jarang sekali memiliki jerawat bruntusan. 

Akhirnya saya putuskan untuk stop penggunaannya dan puji syukur jerawat besar mulai kempes, sementara bruntusan masih ada T_T


So Far, Saya gak suka Psalmastre New Placenta Night Cream T_T

XOXO

Saturday, January 3, 2015

Review: The Face Shop Real Nature Mask Honey

1:50:00 AM 0 Comments
Selamat Tahun Baru !!
Walaupun telat ngucapinnya gak apa-apa yah...
Di awal tahun ini banyak sekali beauty blogger yang bikin awards-nya, tapi saya engga karena gak sempet ambil gambar dan lain sebagainya. Banyak juga orang yang berbondong-bondong posting resolusi, tapi saya juga tidak melakukan itu karena alasan yang sama seperti di atas. Tapi, tetap saja saya punya pengharapan di tahun 2015 ini. Salah satu harapan besar saya adalah WISUDA ! Doakan saya yah.... Hehe..

Oke, kita kembali ke judul posting The Face Shop Real Nature Mask Honey. Kali ini saya akan review salah satu mask sheet yang saya punya, yaitu The Face Shop Real Nature Mask Honey. Karena kesibukan dan aktifitas padat saya jarang sekali maskeran dan review tantang masker. Padahal saya suka banget maskeran dan koleksi beberapa jenis masker, termasuk mask sheet. Menurut saya mask sheet seperti The Face Shop Real Nature Mask Honey ini adalah pilihan tepat disaat aktifitas saya padat sementara kulit wajah rewel minta di rawat. Kelebihan mask sheet itu memang banyak, salah satunya adalah praktis digunakan ! Yap, penggunaan mask sheet memang praktis, cukup tempelkan saja selama 15-30 menit di wajah bersih kita.

The Face Shop Real Nature Mask Honey ini sebenarnya sudah saya miliki sejak pertengahan 2014, cuma karena memang stock mask sheet saya banyak dan gak setiap minggu saya menggunakan mask sheet jadi baru bisa saya gunakan di awal tahun 2015 ini. Tenang saja, gak kadaluarsa kok. ^^
The Face Shop Real Nature Mask Honey memiliki kandungan 89% madu alami. Kalian tahu kan kegunaan madu untuk kesehatan dan kecnatikan kulit? Madu sangat kaya akan vitamin, mineral, antioksidan dan potasium yang dapat digunakan sebagai pelembab dan penyegar. Maka dari itu masker yang memiliki bahan dasar madu sangat cocok digunakan saat wajah kita lelah dan kusam.

 Manfaat madu juga tertulis jelas di bungkus  The Face Shop Real Nature Mask Honey ini.

Di balik bungus The Face Shop Real Nature Mask Honey tertulis cara pemakaian dan Ingredientsnya, sayangnya menggunakan tulisan Hangul dan saya gak ngerti. --"
Tapi terdapat gambar yang menunjukan cara penggunaan mask sheet ini kok, jadi gak usah bingung.



Saat dibuka bungkusnya langsung tercium aroma madu asli yang enakkkkkk bangeeeeettttt !!
The Face Shop Real Nature Mask Honey memiliki tissue yang lembut dan agak tebal, sebenarnya aku kurang suka dengan tissue mask sheet yang terlalu tebal, bikin wajah panas dan pori-pori kulit susah bernafas.
Essence dari  The Face Shop Real Nature Mask Honey menurut saya cair dan gak lengket sama sekali, banyak lagi, hahaa.  Gak terlalu banyak sampai bleberan kemana-mana sih, ukurannya cukup untuk wajah dan sisa essencenya digunakan di leher.
Saya pakai The Face Shop Real Nature Mask Honey selama 30menit ( ketiduran T.T ) dan rasanya sejuk.

Setelah 30menit dan saya lepas tissue-nya, terlihat essence dari The Face Shop Real Nature Mask Honey nempel di wajah dan gak langsung kering jadi harus tunggu beberapa saat dulu biar essencenya mengering, sambil di tepuk-tepuk halus lebih baik. Asal jangan di tampar-tampar aja. Haha.


Oke, kesimpulannya saya suka banget dengan The Face Shop Real Nature Mask Honey ini dan berpikir untuk Repurchase dengan ekstrak lain selain Honey.

XOXO