Thursday, January 21, 2016

Review Lightening Serum by: Wardah

10:07:00 PM 7 Comments
UPDATE TERBARU REVIEW LIGHTENING SERUM WARDAH..

Review Lightening Serum by: Wardah Holaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Celamat Malam Minggu Guysss........... Malem minggu ini ekeu gak jomblo tapi gak di temenin pacar juga huahahahhaha. berhubung pacarnya lagi KOPDAR alias Kopi Darat sama komunitasnya, ekeu memutuskan untuk siran malem. penyiar bo PENYIAR !!! HAHAHA Iseng juga beberapa hari yang lalu teracuni oleh temen yang pake sepaket make up wardah , hah ! Udah beberapa kali nyoba Wardah, tapi kayanya kurang cocring alias cucok sama muka ekeu, jadi suka muncul jerewir­jerewir kecil nan banyak yang bikin muka ekeu gak mulus lageeeee.... Yah namanya juga cewek gampang kerasukan setan kosmetik dan emang lagi pengen beli serum LAGI salah satu produk Wardah ini buatan Indonesia yang asik tapi gak nemu­nemu, akhirnya nekad memaksakan diri coba


Ini aku beli beberapa hari yang lalu tapi belinya satuan, gak se­dus gitu. soalnya takutnya gak cocok sama muka ekeu yang emang gak bersahabat sama produk Wardah :"( Harganya sih murah satunya cuma 8000 perak kalau beli 1 dus kalau gak salah sih harganya sekitar 50k, cocok lah buat kantong mahasiswa kaya ekeu. Ada harga ada rupa juga yah, isinya cuma 5ml (dikit banget) azzzzzzzzzz........


Pas pertama di tuangin ke tangan tuh rasanya agak dingin dan licin gitu, baunya juga gak terlalu nyengat, ga bikin pusing deh. HAHA..... Karena Claim dari si Wardah Lightening Serum ini adalah mencerahkan, berarti yah bisa mencerahkan dan katanya bisa menyamarkan noda hitam kemudian bikin lembab kulit loooh .... Rasanya pake serum ini tuh pertamanya licin gitu, terus kerasa lengket tapi kalo udah meresap sih engga kerasa apa­apa. Karena di claim bisa melembabkan kulit, ini nih yang mesti di waspadai karena emang kulit ekeu berminyak jadi pakenya gak berani kebanyakan deh kalo kebanyakan soalnya minyakna merajarela :"(


Ini penampakan muka penggunaan serum wardah , keliatan mengkilat kan. tapi sejauh ini selama pakenya gak kebanyakan dan gak bikin berminyak sih oke oke aja. Tapi setelah pakai beberapa minggu, aku belom kerasa efek apaapa.malah yang muncul adalah si jerawat khas kalo aku pake produk wardah yaaahhhh .......


Yaaaahhhh emang dasarnya gak cocok pake Wardah kali yah, terpaksa berenti deh :"( (+) Kemasannya praktis buat traveling Cheap Gak oily (dengan catatan gak kebanyakan pakenya) Wanginya gak menyengat Teksturnya gampang menyerap ke wajah HALAL (­) Berminyak kalau pakenya kebanyakan Efek Lightening­nya gak kerasa (harus pemakaian jangka panjang dan di bantu sepaket Wardah Lightening Series lainnya kayanya) Bikin Jerawatan kalo di muka aku Repurchase: NO !! jerawat sama minyaknya itu looohh gak tahannnnnn........

(Sponsored) Yuk Mengenal Jenis-Jenis Gelang Fashion, Nomor 3 Pasti Kalian Pernah Punya !

6:16:00 AM 0 Comments
Hai beauties, kali ini saya tidak akan membahas tentang makeup atau skincare. Saya akan membahas salah satu fashion item yang tidak pernah hilang ditelan perubahan.


Yap, gelang. Siapa sih yang gak suka pakai gelang? Pasti ada salah satu dari beauties yang kurang suka menggunakan gelang atau bahkan ada yang doyan banget koleksi gelang. Menurut saya, gelang adalah fashion item yang bisa digunakan pada setiap acara. Gelang untuk acara santai hingga formal hampir semua mempunyai jenis masing-masing.

Wednesday, January 20, 2016

(Sponsored) Review Aggie Tjetje RED KANK Skincare Herbal

2:34:00 AM 0 Comments

Hey beauties, ada yang sudah pernah mendengar brand RED KANK dari Aggie Tjetje? Mungkin sebagian dari kalian ada yang belum pernah mendengar atau sudah pernah mendengar bahkan mencoba skincare ini. Baiklah, untuk beauties yang belum pernah mendengarnya saya akan menjalaskan terlebih dahulis tentang Aggie Tjetje REK KANK Skincare ini. 


Produk Aggie Tjethe RED KANK Skincare berawal pada tahun 1997, pada saat itu anak Dr. Aggi Tjte Tje terkena kanker parotis. Dr. Aggi Tjte Tje kemudian membawa anaknya tersebut ke salah satu rumah sakit pusat kanker indonesia yang ada di Jakarta. pihak rumah sakit merekomendasikan dilakukan operasi untuk membuang kanker. Dr. Aggi lalu meminta second opinion ke Rumah Sakit Singapore dan Beijing tumor hospital, Tiongkok. Kedua tempat ini merekomendasikan tambahan bahwa kalenjar liur yang sebagai pertahanan kepala dibuang dan bahkan ditambah urat yang ada di leher di buang. Pihak rumah sakit juga mengatakan tidak ada jaminan kesembuhan. Karena merasa pengobatan menjadi beresiko dan tidak ada jaminan kesembuhan, Dr. Aggi T. Memilih pengobatan tradisional yang dia racik. Setelah satu tahun pengobatan berjalan, kanker tersebut hilang sehingga semua keluarga menjadi sangat senang.. 

Untuk mengetahui khasiat dan pembuktian bahwa obat ini aman, akhirnya obat di uji di laboratorium uji, Tiongkok. Ternyata obat ini lebih manjur daripada tulang rawan ikan hiu (Shark cartilage) yang telah menjadi primadona sebagai obat kanker/tumor di negara-negara barat. Di samping itu, lewat uji toksisitas, obat ini aman untuk di konsumsi..


Ketika Obat Herbal Red Kank Bermanfaat Untuk Orang Lain Akhirnya, obat herbal Red Kank mendapatkan nomor registrasi dari dinas kesehatan pada tahun 2000. Pada waktu itu, obat masih berbentuk serbuk dan sangat pahit sehingga banyak orang-orang yang pengobatannya gagal karena menghentikan konsumsi obat akibat tidak tahan dengan rasa pahitnya. Akhirnya, dibuatlah Obat herbal Red Kank dalam bentuk kapsul untuk memudahkan dan lebih praktis. Ribuan orang telah tertolong sampai sekarang. Saat ini, produk obat herbal Red Kank telah berbentuk obat racikan dan obat secara umum. Broad spectrum adalah obat secara umum. Tetapi misalnya untuk kanker paru-paru, bisa dibuatkan racikan khusus. Untuk pengobatan kista, berdasarkan pengalaman semua sembuh tanpa harus melakukan operasi.


Semua obat herbal yang diramu oleh Panti Pengobatan Tradisional Tian Da Ren Tang dari Fakultas Usadha (Pengobatan Tradisional) Institut Agama Buddha Nasional Buddhasasana Divyarajya (FU - IABN BUDI) bersifat OBAT (MEDICINE), bukan sekedar sebagai jamu tradisional yang biasanya hanya berfungsi sekedar sebagai obat promotif (peningkat kesehatan) yakni tonikum (pembugar) atau roborantia (penegar atau penguat). Sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia / BPOMRI (d/h. Depkes RI), ada 3 kategori obat tradisional, yakni: Jamu, Obat Herbal Terstandar (Standardized Herbal Medicines), dan Fitofarmaka. Untuk kebih lengkapnya kalian bisa membacanya di www.redkank.com 

Karena keberhasilan dalam meracik Obat tradisional dengan bahan-bahan herbal  Dr. Aggi Tjte Tje juga membuat ramuan untuk perawatan kulit dan tubuh, yang kali ini akan saya bahas yaitu tentang RED KANK Skincare Herbal:

Sunday, January 17, 2016

(Sponsored) Review Garnier Color Naturals - #1 Natural Black #Mythbuster

10:40:00 AM 1 Comments
Hai, beberapa waktu lalu saya sudah pernah posting tentang Unboxing Garnier Color Naturals #Mythbuster disini. Pada posting kali ini saya akan menjelaskan lagi kelebihan dari Garnier Color Naturals dan bagaimana saya mewarnai rambut sendiri. Untuk proses pewarnaan rambutnya kalian bisa lihat pada video dibawah yah.

Karena saat mendapat Unboxing saya mendapat 5 warna Garnier Color Naturals langsung, sempat bingung sih pilih warna yang mana. Tapi setelah di pertimbangkan, saya memutuskan untuk menggunakan #1 Natural Black. Rasanya sudah cukup lama saya memiliki rambut coklat ombre, jadi apa salahnya mencoba warna hitam natural kan? :p


Sunday, January 10, 2016

(Sponsored) Review Cowstyle Bouncia Body Soap

4:06:00 AM 0 Comments

Untuk sebagian orang, mandi adalah ritual wajib untuk membersihkan badan setelah beraktifitas seharian. Setelah tubuh terkena banyak debu dan keringat, waktunya mandi adalah waktu yang sangat saya nantikan. Tapi, untuk saya selain membersihkan diri, mandi juga merupakan salah satu ritual perawatan diri maka dari itu produk-produk yang saya gunakan pun adalh produk yang di khususkan untuk masalah kulit saya.
Kulit tuhub saya termasuk yang kulit kering dan mudah bersisik. Maka dari itu untuk urusan sabun mandi saya agak picky, saya gak suka kalau setiap habis mandi kulit terasa ketarik dan menimbulkan busik.
Nah, Beberapa waktu lalu Kawaii Beuaty Japan memberi saya kesempatan untuk mencoba Cowstyle Bouncia Body Soap.

Cowstyle sendiri adalah produk asal Jepang (Made in Japan) yang sekarang sudah masuk di Indonesia, untuk produk lain dari Cowstyle kalian bisa lihat Disini.


Wednesday, January 6, 2016

Review Purbasari Lipstick Color Matte Amethyst 88 dan Pirus 83

5:35:00 AM 4 Comments
Hai Beauties, ini adalah posting pertama saya di tahun 2016. Resolusi saya di tahun ini adalah memperbanyak membahas produk lokal. Hehe. Makanya posting pertama saya akan membahas mudah-mudahan kalian gak bosen yah tentang Purbasari Lipstick Color Matte yang hits banget bekalangan ini. Lipstick ini mendadak melejit karena harganya yang murah dan waranya yang tidak seperti kebanyakan lipstick lokal punya, pink - merah - nude. Beberapa warna dibilang jadi dupe lipstick ini - itu yang harganya bisa 10x lipat.