Saturday, December 21, 2019

Review Lanore Whitening & Anti Aging Serum and Lanore Whitening Hydrogel Eye Patch

7:05:00 PM 0 Comments
Beauties, diusia yang memasuki 28 tahun ini saya mulai mencari skincare anti aging. Selain anti aging fokus skincare saya masih produk yang mencerahkan untuk segera memudarkan bekas jerawat. Beberapa waktu lalu Clozette Indonesia mengirimkan saya skincare Lanore yaitu Lanore Whitening and Anti Aging serum dan Lanore Whitening Hydrogel Eye Patch. Kedua produk ini fokus pada anti aging, hyrdating dan whitening, sesuatu yang memang saya butuhkan. Kedua produknya saya review setelah kurang lebih satu minggu pemakaian.

Review Lanore Whitening and Anti Aging Serum


Lanore Whitening and Anti Aging adalah serum yang fokus pada memutihkan/mencerahkan dan sebagai anti aging. Lanore Whitening and Anti Aging Serum memberikan dua manfaat sekaligus dalam satu produk, yaitu mencerahkan dan membantu mengurangi garis-garus halus di wajah. Dengan formulasi campuran beberapa bahan-bahan alami terbaik untuk menghasilkan kulit cerah dan juga mencegah penuaan dini pada kulit wajah, antara lain yaitu ekstrak akar bunga Peony/Paenia suffruticosa root extract (whitening), arbutin (whitening), glutathione, ekstrak buah anggur (antiaging), dan vitamin C (antioksidan) dan didukung dengan menggunakan tehnology 3D Pearl dari Perancis akan memberikan hasil yang maksimal pada kulit wajah untuk pemakaian teratur. Produk ini terutama untuk wanita <35thn garis-garis="" halus="" mencerahkan.="" pada="" pencegahan="" sebagai="" sekaligus="" span="" timbulnya="" wajah="">
Lanore Whitening and Anti Aging serum dikemas dalam kota berwarna merah dengan kemasan botol pump kedap udara.Saya suka kemasan serum seperti ini karena lebih higienis. Botol Lanore Whitening and Anti Aging Serum ini bening, jadi kita bisa melihat isi serumnya.Pada kemasan botol ini tidak terdapat banyak informasi tapi informasi penting tetap dicantumkan seperti cara pemakaian dan tanggal kadaluarsa.
Ingredients : 
Water, Glycerin, Propanediol, Propylene glycol, Xanthan gum, Glycerin, Butylene glycol, Mica, Decylene glycol, Phenoxyethanol, Biosaccharide gum-4, Calcium alginate, Titanium dioxide, Fragrance, Citric acid, Vitis vinifera (grape) juice extract, Methylisothiazolinone, Arbutin, Sodium sulfite, Acetyl tyrosine, Saxifraga sarmentosa extract, Paeonia suffruticosa root extract, Aminopropyl ascorbyl phosphate, Scutellaria baicalensis root extract, CI 17200, Glutathione.

Cara pemakaian Lanore Whitening and Anti Aging Serum cukup tekan pumpnya, produk akan keluar. Jika dilihat Lanore Whitening and Anti Aging Serum teksturnya bening dengan butiran-butiran pink seperti mutiara. Saat dikeluarkan teksturnya akan menyatu seperti ini : 
Warna serumnya berubah menjadi pink dengan aroma bunga-bungaan yang segar. Jika diperhatikan ada 'sparkling' didalamnya. 
Sparkling ini membuat tampilan kulit lebih glowing. Saya menggunakan Lanore Whitening and Anti Aging Serum pada pagi dan malam hari. Setelah diaplikasikan serumnya sedikit agak lengket, tapi setelah beberapa saat menyerap rasa lengketnya hilang. 
Setelah sekitar satu minggu pemakaian Lanore Whitening and Anti Aging Serum saya merasa kulit jauh lebih lembab dan kenyal. Ada efek mencerahkan namun belum bisa menghilangkan bekas jerawat karena butuh jangka waktu pemakaian yang lebih lama. Efek anti agingnya dapat dirasakan setelah usia kita bertambah tua. Jadi tidak instan ya.. 

Review Lanore Whitening Hydrogel Eye Patch  

Selanjutnya saya bahas Lanore Whitening Eye Patch. Produk ini memiliki klaim sebagai masker mata terbaru keluaran Lanore. Lanore Whitening Hydrogel Eye patch menggunakan teknologi Transdermal Delivery System (TDS) yang membantu menghantarkan zat aktif yang baik untuk kulit. Kombinasi ARBUTIN and ORYZA SATIVA (RICE) BRAN EXTRACT untuk menyamarkan lingkar hitam di sekitar mata sehingga tampak lebih cerah. Mengandung Aloe barbadensis leaf extract dan Camellia japanica seed oil yang berfungsi sebagai pelembab untuk menyejukkan kulit di sekitar mata, melegakan mata lelah dan menjaga kekencangan kulit di area sekitar mata.
Kemasan eye pacth ini seperti eye patch atau masker mata pada umumnya, terbuat dari gel yang jika ditempelkan pada area bawah mata akan terasa dingin (sebaiknya dimasukan kedalam kulkas sebelum digunakan) 

Pada bagian belakang kemasan Lanore Whitening Hydrogel Eye Patch terdapat keterangan produk dan cara penggunaan. 

Waktu pertmana menggunakan Lanore Whitening Hydrogel Eye Patch area bawah mata saya terasa segar dan dingin, Hydrogelnya menempel dengan baik dan gak gampang lepas. Setelah 30 menit penggunaan, efek yang saya rasakan area bawah mata lebih lembab dan segar. Saya termasuk orang yang punya dark circle cukup parah, sayangnya belum terasa ada efek berarti pada dark circle, harus dipakai dalam jangka waktu panjang. 

Bagaimana? Apa kalian juga tertarik menggunakan skincare Lanore?

Harga Lanore Whiening and Anti Aging Serum Rp.495.000,-
Harga Lanore Whitening Hydrogel Eye Patch Rp.25.000,-





XOXO



Wednesday, December 11, 2019

Belajar Funancial dengan Home Credit !

8:40:00 PM 0 Comments
Halo Beauties, pada tanggal 7 Desember 2019 lalu saya dapat kesempatan dari Indonesian Female Bloggers dan Home Credit Indonesia untuk mengikuti Talkshow #FUNancial #YangKamuMau . Talkshow ini mengangkat tema Start-Up Smart; Financial Tips for Turning Your Hobby Into a Business. Dari temanya sudah jelas talkshow ini ditujuan untuk kita-kita kaum milenial yang sekarang sedang produktif menjalankan bisnis yang berasal dari hobi. Kalau mundur ke beberapa tahun kebelakang, saat saya masih duduk di bangku SMA, seorang guru pernah bicara "Punya hobi boleh, kalau bisa hobinya harus menghasilkan cuan. Jadi kalian gak boncos modalin hobi terus" Nah sekarang omongan beliau jadi kenyataan loh, banyak orang yang sudah bisa menjadikan hobi mereka sebagai bisnis pribadi bahkan penghasilan utama. Menyangakan sekali.

Eits, jangan terlena dulu. trend hobi yang jadi bisnis ini memang menjanjikan. Tapi pertanyaannya bisa gak sih kaum milenial mengatur keuangan dan mulai berinvestasi sejak dini? Tentu saja bisa. Maka dari itu Talkshow Home Credit dan Indonesian Females Bloggers #FUNancial #YangKamuMau Start-Up Smart; Financial Tips for Turning Your Hobby Into a Business menghadirkan Dipa Andika Nurprasetyo (Financial Planner) sebagai pembicara utama dan Mohammad Takdis (Owner Whatravel Indonesia) sebagai Guest Speaker yang mengupas habis bagaimana mengelola keuangan dan berinvestasi ala kaum milenial.

Sebelum acara dimulai para peserta dipersilakan mengisis wishes di post it yang merupakan impian jika kita punya banyak uang.


Banyak banget yang isi dan harapan tiap orang ternyata berbeda-beda loh, ada yang lucu-lucuan ada juga yang serius. Tebak coba saya isi apa? :


Setelah seluruh peserta mengisi wishes, acara dimulai dengan sambutan dari Mbak Freya Pradita selaku Vice Presiden Home Credit Indonesia. Untuk teman-teman yang belum tahu Home Credit adalah jasa pembiayaan baik online maupun offline untuk barang elektronik, gadget dan furniture sejak tahun 2013 dengan mengusung lima prinsip dasar yaitu: wirausaha, inovasi, fokus pada hasil, kejujuran dan keadilan.



Setelah sambutan dari Mbak Freya Pradita barulah masuk pada inti acara Talkshow, tapi sebelum itu ada beberapa games juga yang berhadiah voucher belanja. Saya juga dapat voucher belanja 50K, luamyan buat jajan. Nah, saat talkshow dimulai saya fokus banget memperhatian pemaparan dari Mas Dipa, beliau sangat interaktif dengan peserta talkshow. Apalagi Mas Dipa sempat melempar pertanyaan menganai financial goal peserta. Setelah mendapat beberapa jawaban dari peserta, Mas Dipa menjelaskan mengenai financial goal yaitu perencanaan jangka pendek, menengah dan panjang yang harus dimiliki oleh setiap individu. Financial goal sangat penting agar perencanaan keuangan lebih terarah.


Mas Dipa juga menjelaskan mengenai teknik pencatatan keuangan sampai kendala pengelolaan keuangan yang paling sering dilakukan oleh kaum milenial yaitu, Latte factor. Latte factor adalah pengeluaran dalam jumlah kecil namun tanpa disadari dilakukan berulang kali. Contohnya jajan minuman kekinian macam boba, kopi-kopian, biaya parkir, biaya transfer antar bank, dll. Mas Dipa juga memberi contoh dari nominal kecil yang kita keluarkan setiap hari jika dikumpulkan dalam beberapa tahun ternyata jumlahnya besar loh. Intinya prilaku Implusif bisa bikin financial goal dikemudian hari berantakan. Disini saya merasa ditampar.


Selain membahas Latte factor, Mas Dipa juga mengajak para peserta untuk mulai berinvestasi. Duh, awalnya saya pusing kalau bicara investasi. Yang ada dipikiran adalah jumlah yang besar dan membebani. Tapi ternyata salah. Investasi bisa dimulai dari nomilal kecil dan banyak macamnya.

Selain penyampaian materi dari Mas Dipa, Takdis juga membagikan pengalamannya menjalani bisnis Whatravel. Diusia Takdis yang belum genap 30 tahun sudah bisa berinvestasi dan mencapai banyak kesuksesan. Waduh ! Saya usia 27 tahun saja masih suka rebahan. Hehe.


Tidak terasa 3 jam waktu talkshow mengenai financial plan yang biasanya membosankan bisa jadi sanggat menarik karena materi yang disampaikan juga pas dengan peserta talkshow yang rata-rata berprofesi sebagai blogger dan influencer. Darisitu saya mulai berpikir unutk melakukan investasi dan mulai menekuni hobi agar menghasilakn. Terimakasi Home Credit Indonesia dan Indonesian Female Bloggers ^^



XOXO





Tuesday, December 10, 2019

Review Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation

10:47:00 PM 0 Comments
Beauties, beberapa hari lalu saya sempat share first impression penggunaan Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation di Instagra Story. Nah, sekarang saya akan tulis review lengkapnya setelah beberapa kali pemakaian Cushion Lakme ini.

Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation memiliki 6 shade yang dapat dipilih sesuai dengan warna kulit perempuan Indonesia. Disini saya diberi kesempatan untuk mencoba 3 shade Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation oleh Clozette Indonesia. Senangnya^^
Seperti kalian lihat, Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation memiliki kemasan yang cantik bernuansa rose gold, mulai dari dus sampai produknya.
Disini saya punya 3 shade yaitu 02 Light Sand, 03 Medium Honey dan 04 Golden Natural. 

Dari ketiga shade tersebut 02 Light Sand dan 03 Medium Honey memiliki yellow undertone sedangan 04 Golden Natural memiliki neutral undertone. Yang paling cocok untuk kulit saya tentu saja 04 Golden Natural. 
Kulit saya termasuk tipe kulit normal cenderung kering, memiliki masalah jerawat dan bekas jerawat yang super buaaanyak banget. Seperti namanya Lakme 9to5 Primer + Matte Cushion Foundation ini adalah produk yang sudah ada primer didalamnya. Selain itu Lakme Cushion juga sudah dilengkapi dengan SPF 30PA+ yang dapat melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. 

Pada bagian belakang dus kemasan Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation tertera keterangan produk. disana disebutkan bahwa cushion ini memiliki velvet finish, long wearing - lightweigh high coverage. Untuk klaimnya sih cukup menjanjikan, karena kulit saya termasuk kering biasanya cushion atau foundation dengan velvet finish nyaman digunakan. 

  
Ohya, hal yang saya suka dari Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation selain kemasannya adalah aplikator cuhsion ini. Spongenya kecil lentur dan tidak banyak menyerap produk. Jadi saat mengambil produk saya sarankan jangan terlalu ditekan karena produk yang terambil lumayan banyak. 

Hasil pemakaian Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation untuk layer pertama. Terlihat disini bekas jerawat saya sudah dapat ditutupi dengan baik, padahal ini cuma satu layer. Kalau kalian butuh coverage lebih bisa di build up kok. Untuk pemakaian sehari-hari saya sih cukup satu layer saja. Jadi jika disebutkan Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation memiliki high coverage saya setuju. 
Untuk finishnya, kalau dilihat seperti matte kan? Tapi kalau disentuh masih terasa lembab dan lama kelamaan akan tampak sedikit dewy, ini yang dinamakan Velvet finish. Dikulit saya yang kering hasil seperti ini lebih nyaman digunakan. Walaupun coveragenya tinggi dan hasilnya tampak matte Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation masih sangat nyaman digunakan, gak kerasa dempul banget. 
Selanjutnya klaim long wearing Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation dikulit saya tidak bertahan lama. Setelah 30 menit pemakaian Lakme Cushion ini mengalami oksidasi, gak terlalu gelap sih. Yang jadi masalah adalah setelah pemakaian 4 jam produknya creasing diarea hidung dan bawah mata. Saya sempat kecewa disitu. 
Pada pemakaian berikutnya sengaja saya set dengan loose powder setelah menggunakan Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation dan hasilnya jauh lebih baik. Gak ada creasing diarea hidung dan bawah mata, hasilnya tetap bagus setelah pemakaian 8 jam. Dalam jangka waktu 8 jam pemkaian saya sempat touch up loose powder di area hidung satu kali. 
Kesimpulannya saya suka sama Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation walaupun harus saya set dengan loose powder saat menggunakan cushion ini bukan masalah besar. 

Tertarik coba Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation juga? Kalian bisa beli di Offline Store Lakme, online store seperti jd.id, Shopee, Lazada, Blibli, Tokopedia dengan harga Rp.179.000,- saja. 

Untuk informasi lebih lanjut Mengenai produk-produk Lakme Makeup bisa cek melalui : 
Instagram @Lakmemakeup
Instagram @Clozetteid


XOXO 




Friday, December 6, 2019

Review Himalaya Herbals Neem Series

6:52:00 AM 0 Comments

Review Himalaya Herbals Neem Series . Beauties, pasti kalian gak asing kan dengan brand drugstore Himalaya Herbals? Brand ini mulai masuk secara resmi ke Indonesia sekitar tahun 2015. Nah, pada tahun 2015 saya pernah Review Himalaya Herbals Purifying Neem Scrub and Mask   kali ini saya akan review lagi masker dan facial washnya. Kalau kalian penasaran review Himalaya Scrub bisa klik link diatas ya. Untuk review maskernya saya akan tulis ulang disini, mungkin reviewnya akan sedikit berbeda karena dulu kan pakainya baru beberapa bulan nah sekarang saya review lagi setelah pemakaian selama 4 tahun. Iya, 4 tahun sejak review pertama saya gak bisa move on dari Himalaya Neem Mask.

Himalaya Herbal Neem Series sangat direkomendasikan untuk kita yang memiliki masalah jerawat. Neem, yaitu daun nimba yang dipercaya memiliki zat anti oksidan yang mampu melindungi kulit dari radikal bebas. Selain itu daun nimba juga memiliki senyawa aktif yang dapat mengurangi terjadinya kerusakan sel kulit dan mengandung antiseptik yang baik untuk mengatasi masalah jerawat.

Review Himalaya Herbals Purifying Neem Mask

Himalaya Herbals Purifying Neem Mask merupakan salah satu masker legendaris yang menemani saya menghadapi masalah jerawat. Walaupun sudah coba berbagai jenis masker, saat jerawat membabi buta Himalaya Herbals Purifying Neem Mask jadi satu-satunya masker yang hampir setiap hari saya gunakan untuk mengeringkan jerawat. Hasilnya? Jerawat benar-benar cepat kering dan lepas sendiri boroknya. Hehe.
HImalaya Herbals Purifying Neem Mask memiliki dua ukuran yaitu 50ml dan 100ml. Saya biasanya beli yang 50ml, karena lebih praktis dibawa kemana-mana.
Kemasan Himalaya Herbals Purifying Neem Mask ini berbentuk tube, pada bagian belakang terdapat keterangan produk yang lengkap. Ohya, Himalaya Herbals Neem Mask memiliki Periode after opening selama 6 bulan saja. Lebih dari enam bulan biasanya warna maskernya berubah menjadi hijau kehitaman.
Tekstur Himalaya Herbals Neem Mask kental seperti clay mask pada umumnya, warnanya hijau tua. Kadang warnanya juga hijau keabuan, beberapa kali saya beli warna maskernya memang agak sedikit berbeda tapi tidak masalah. Himalaya Herbals Neem Mask memang mengandung bahan-bahan alamai yang biasanya tiap kemasan bisa sedikit berbeda warna dan teksturnya. 
Untuk aromanya sendiri, cukup menyengat. Aroma jamu. Tapi untuk saya pribadi aromanya gak masalah, karena hasilnya juga bagus. 
Key Ingredients produknya yaitu neem, kunyit dan Fullers Earth. Ketiganya sangat baik untuk mengatasi jerawat. 

Saat produknya diratakan kekulit memang produknya agak susah diratakan karena maskernya tidak lembut, ada butiran-butiran pasir dan kadang ada serpihan daun didalamnya. Setelah diaplikasikan kewajah ada sensasi panas dan kadang gatal tapi hal itu normal kok. Sensasi itu masih sering muncul walaupun setelah empat tahun pemakaian produk ini. Saya sih merasa sensai gatal dan panas muncul jika jerawat diwajah sedang banyak-banyaknya.

Review Himalaya Herbals Purifying Neem Facial Wash dan Himalaya Herbals Clear Complextion Whitening Facial Wash 

Selain Himalaya Herbals Purifying Neem Mask, ada juga nih Himalaya Herbals Purifying Neem Facial Wash dan Himalaya Herbals Clear Compextion Whitening Facial Wash. Keduanya merupakan facial wash dari Himalaya yang cukup populer. Himalaya Face Wash memiliki dua ukuran 50ml dan 100ml, disini saya punya ukurang 50ml. Kemasan Himalaya Face Wash ini berbentuk tube trasparant. Untuk Himalaya Herbals Purifying Neem Facial Wash berwarna hijau sementara Himalaya Herbals Clear Complextion Whitening Facial Wash berwarna pink muda. 

Pada bagian belakang kemasan tubenya terdapat keterangan produk. Disana disebutkan PAO Himalaya Face Wash adalah 12 bulan setelah kemasan dibuka, lebih panjang dibanding dengan maskernya. 
Tekstur Himalaya Purifying Neem Facial Wash gel berwarna hijau, aromanya lembut walau masih ada aroma jamu-jamuan. Semenatar untuk Himalaya Herbals Clear Complextion Whitening Facial Wash berwarna pink pucat dan terksturnya seperti lotion, aromanya lebih lembut dan enak.
Saya menggunakan keduanya secara bergantian dan menurut saya keduanya nyaman digunakan. Tidak seperti facial wash pada umumnya, Himalaya Face Wash tidak menjadikan kulit terasa kering dan 'ketarik' setelah cuci muka. Sebaliknya kulit terasa lembab dan halus. Busa yang dihasilkan pun tidak terlalu banyak. 

Lalu apa yang membedakan keduanya? Untuk Himalaya Purifying Neem Facial Wash memiliki kandungan nimba dan kunyit untuk merawat kulit berjerawat. Sementara Himalaya Herbals Clear Complextion Whitening Facial Wash memiliki tambahan kandungan Saffron, Licorice, Dammar Putih, Delima dan mentimun yang dapat memberi efek mencerahkan pada kulit. Terbukti, setelah mencuci wajah dengan Himalaya Helbals Clear Complextion Whitening kulit terlihat lebih cerah.
 

Sejauh ini saya puas menggunakan Himalaya Herbals Neem Series untuk merawat kulit berjerawat. Selain khasiatnya memang terbukti, produk Himalaya Herbals pun mudah ditemukan di drugstore Indonesia, harganya pun terjangkau. Info lebih lanjut mengenai produk Himalaya Herbals bisa kalian lihat di Instagram Himalaya Herbals Indonesia



XOXO

Sunday, November 24, 2019

Review Elsheskin Radiant Skin Serum, Serum Untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

8:08:00 AM 0 Comments

Beauties, masalah jerawat menjadi salah satu yang paling sulit dihadapi. Setelah sampir 3 tahun bergelut dengan jerawat dan coba berbagai skincare akhirnya jerawat saya mulai reda. Walaupun belum hilang seratus persen saya sih sudah bersukur banget. Dari judulnya kalian pasti tahu disini saya akan kupas habis mengenai Elsheskin Radiant Skin Serum. Serum yang sudah hampir 6 bulan saya gunakan ini salah satu serum kesayangan saya, bahkan sekarang sudah mulai pakai botol kedua.

Elsheskin Radiant Skin Serum hadir dalam botol kaca berukuran 20ml. Kemasannya terbuat dari kaca berwarna gelap yang menurut saya merupakan pilihan yang tepat mengemas serum. Kemasan gelap seperti ini penting untuk mencegah isinya terpengaruh oleh sinar matahari, khususnya untuk serum dengan kandungan aktif seperti vitamin C dan turunannya.

Dibalik botol kemasan Elsheskin Radiant Skin Serum dan dusnya terdapat keterangan produk seperti cara penggunaan, Ingredients, PAO, Nomer Registrasi BPOM dan Exp Date.

Ingredients: Aqua, Propylene Glycol, Butylene Glycol, Arbutin, Citric Acid, Sodium Sulfite, Acetyl Tyrosine, Saxifraga Sarmentosa Extract, Paeonia Suffruticosa Root Extract, Aminopropyl Ascorbyl Phosphate, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Glutathione, Glycerin, Niacinamide, PEG-400, Vitis Vinifera Seed Extract, Lecithin, Linoleic Acid, Tocopheryl Acetate, Sodium Ascorbyl Phosphate, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Tocopherol, Alcohol, Sodium Hyaluronate, Phenoxyethanol, Ethylhexylglycerin, Aminoethylphosphinic Acid, Sodium Methylparaben, Xanthan Gum, Carbomer, Aminomethyl Propanol, Methylparaben, Sodium Metabisulfite, Disodium EDTA, Sodium Bisulfite.

Dari Ingredients diatas terdapat Sodium Ascorbyl Phosphate dan Aminomethyl Propanol yang merupakan jenis vitamin C. Kedua vitamin C ini termasuk yang memiliki masa bertahan lebih lama ketimbang Ascorbic Acid.  Bukan tipe vitamin C yang harus dapat perlakuan khusus karena mudah teroksidasi. Selain kedua vitamin C tersebut, Elsheskin Radiant Skin Serum juga mengandung Glutathione yang berperan penting untuk meningkatkan skintone aliat bikin putih. Dalam dunia skincare penggunaan Glutathione masih tergolong aman.

Dengan melihat Ingredientsnya kita dapat menyimpulkan bahwa Elsheskin Radiant Skin Serum adalah serum yang berfungsi untuk mencerahkan wajah dan mengurangi noda bekas jerawat sama seperti klaimnya.

Cara penggunaan Elshseskin Radiant Skin Serum cukup mudah, hanya tinggal diratakan pada wajah atau dioles pada bagian dark spot. Untuk hasil maksimal dianjurkan menggunakan dua kali sehari. Saya pribadi menggunakannya hanya satu kali pada malam hari. Elsheskin Radiant Skin Serum dilengkapi dengan tutup botol berbentuk pipet untuk memudahkan mengambil produk. Aroma serumnya sendiri cukup kuat, tercium bau chemical dan sedikit apek. Aromanya tidak terlalu masalah sih masih bisa ditoleransi oleh hidung.

Tekstur Elsheskin Radiant Skin Serum ini cair namun sedikit kental. Tipe-tipe water oily serum, tidak langsung meresap setelah penggunaan, butuh waktu 5-10 menit untuk jeda sebelum menggunakan step skincare lain. Karena Elsheskin adiant Skin Serum mempunyai banyak bahan aktif, ada rasa gatal disekitar cuping hidung dan rasa hangat di area pipi. Sensasi itu kadang-kadang masih muncul sampai sekarang bukan hanya saat pertama kali penggunaan saja. Beberapa teman saya yang juga menggunakan Elsheskin Radiant Skin Serum ada yang mengalami purging karena baru pertama kali menggunakan vitamin C, dikulit saya aman sih gak ada purging. 

Waktu pertama menggunakan Elsheskin Radiant Skin Serum kondisi kulit memang sedang jerawatan parah. Noda-noda bekas jerawat juga lebih parah lagi. Berikut fotonya saya sertakan tapi maaf ya agak jijik. Hehe. 

Jijik kan? Jerawat lagi tumbuh subur, diarea pipi bekas jerawat parah banget. Nah, setelah sekitar satu bulan pemakaian Elsheskin Radiant Skin Serum hasilnya seperti dibawah ini :

Fotonya sengaja gak saya edit sedikitpun biar terlihat jelas. Dalam satu bulan pemkaian jerawat mulai reda dan bekas jerawat terlihat memudar. Dari sini saya merasa serum ini punya progress yang bagus untuk kulit. Penggunaanya saya lanjutkan sampai sekarang sudah masuk botol kedua. Jerawat aktif sudah tidak ada, ada beberapa jerawat kecil kalau tamu bulanan sedang datang. Sementara untuk bekas jerawat sudah tampak semakin memudar. Nah, yang saya notice warna kulit jadi jauh kebih cerah.

Nah, untuk kalian yang mau coba menggunakan Elsheskin Radiant Skin Serum bisa membeli melalui Website Elsheskin dan menggunakan kode "SQUADCYA" untuk dapat potongan 10%  dari harga normal Rp 199.000,- jangan lupa follow Instagram Elsheskin juga ya.


XOXO